Gua Kreo

Paraplou.com – Goa Kreo, begitu nama destinasi wisata yang konon ada hubungannya dengan salah satu tokoh Wali Songo, yakni Sunan Kalijaga. Tak hanya itu, di Goa Kreo juga terdapat banyak kera yang hidup secara liar namun tetap dilindungi. Goa Kreo terletak di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah. Obyek wisata ini juga dikelilingi Bendungan Jatibarang.

Untuk mencapai mulut Goa, pengunjung harus melewati anak tangga yang cukup banyak dan curam. Disebelah Utara Goa Kreo terdapat air terjun yang berasal dari berbagai sumber mata air yang jernih dan tidak kering meski musim kemarau panjang. Selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk serta bercanda dengan kera penunggu kawasan ini.

Goa Kreo sendiri memang telah lama dikenal oleh masyarakat Semarang dan sekitarnya sebagai salah satu obyek wisata alam. Namun karena kondisinya kurang terawat dengan baik sehingga tidak banyak dilirik bahkan oleh masyarakat Semarang sendiri.

Namun setelah dibangun Waduk Jatibarang yang terlihat asri dan megah, maka kini berubah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan baru.

Waduk Jatibarang diresmikan pada pertengahan tahun 2014 lalu, diperkirakan mampu mencakup daerah tangkapan air seluas 54 km persegi. Waduk ini dibagun dengan tujuan sebagai pengendali banjir, pasokan air baku untuk irigasi dan air minum, pembangkit tenaga listrik (PLTA) dan pengembangan potensi pariwisata.

Sebagai pengendali banjir, keberadaan waduk dipadukan dengan normalisasi Kali Garang, pembangunan Banjir Kanal Barat dan drainase kota sebagai upaya mencegah berulangnya tragedi banjir bandang Semarang yang memilukan di tahun 1990. Konon waktu itu puluhan rumah hancur dan tak kurang dari 34 orang meninggal dunia.

Saat mengunjungi Goa Kreo, saya teringat dengan suasana Uluwatu di Bali. Kera-kera ekor panjang (Macaca fascicularis) yang jinak berkeliaran di sepanjang tebing-tebing perbukitan, dengan latar belakang Pura Uluwatu di tepi pantai terjal batu karang nan eksotis dan magis.

Kemiripan dengan Goa Kreo adalah adanya kera-kera ekor panjang yang berkeliaran jinak dan latar belakang kemilau perairan. Meskipun di Uluwatu merupakan perairan pantai, sedangkan di Goa Kreo berupa waduk.

 

 

Leave a Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *